Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 31-12-2025 Asal: Lokasi
Status Pasar: Ledakan dan Diversifikasi
Pasar kacamata pintar global mengalami pertumbuhan yang luar biasa pada tahun 2025. Menurut data IDC, pengiriman global mencapai 4,065 juta unit pada paruh pertama tahun ini, meningkat dari tahun ke tahun sebesar 64,2%. Pertumbuhan berlanjut hingga Q3 dengan pengapalan 4,296 juta unit, melonjak 74,1%. Pasar Tiongkok berkinerja sangat baik, dengan pengiriman tahunan diperkirakan mencapai 2,75 juta unit, naik 107% dibandingkan tahun lalu, menjadikannya mesin pertumbuhan global.
Struktur produk menunjukkan diversifikasi yang signifikan. 'Kaca Audio & Pemotretan,' yang berfokus pada fungsi audio dan kamera, menjadi pendorong utama, dengan pengiriman pada Q3 meroket sebesar 287,5%. Pada saat yang sama, kemampuan AI dengan cepat menembus pasar, dengan 35,7% produk baru di Tiongkok menampilkan AI pada perangkat.
Penggerak Inti: AI dan Ekosistem
Integrasi mendalam model AI besar adalah pendorong utamanya. Fungsionalitas produk telah berkembang dari perekaman dasar hingga terjemahan real-time, pengenalan visual, dan banyak lagi. Lebih dari separuh produk baru yang diluncurkan di Tiongkok telah mengintegrasikan model besar. Laporan Omdia menunjukkan bahwa pengiriman kacamata AI global diperkirakan akan mencapai 6,85 juta unit pada tahun 2025.
Keunggulan dalam rantai industri telah mendukung ledakan pasar ini. Rantai pasokan Tiongkok mendominasi lebih dari 80% pasokan komponen global, dan penurunan biaya komponen inti telah mendorong adopsi produk. Lanskap kompetitif telah berevolusi dari kompetisi perangkat keras menjadi pertarungan komprehensif yang mencakup saluran, ekosistem, dan skenario aplikasi, memasuki fase yang disebut “Perang Seratus Kacamata.”
Keunggulan Kompetitif: Saluran dan Pengalaman Pengguna
Penjualan kacamata pintar sangat bergantung pada pengalaman offline. Faktor-faktor seperti kesesuaian, adaptasi resep, dan interaksi langsung memerlukan uji coba langsung, yang telah meningkatkan nilai saluran ritel kacamata tradisional secara signifikan. Produsen secara aktif bermitra dengan toko optik atau membangun toko pengalaman mereka sendiri.
Pasar Tiongkok memiliki persaingan yang terdiversifikasi. Meskipun Meta mempertahankan dominasi global (pangsa 75,7% di Q3), pabrikan Tiongkok seperti Xiaomi dan RayNeo dari TCL telah masuk lima besar global. Raksasa internet seperti ByteDance, Alibaba, dan Baidu juga ikut serta, memanfaatkan AI dan ekosistem konten mereka.
Pandangan Masa Depan: Evolusi Dua Fase
Institusi seperti Bank of America mengusulkan jalur pertumbuhan dua fase yang jelas:
Fase 1 (Sekarang - 2027): Dipimpin oleh kacamata AI tanpa layar, dengan fokus pada fungsi AI yang ringan seperti interaksi suara dan penginderaan lingkungan. Pertumbuhan tahunan diperkirakan mencapai 25%.
Fase 2 (Mulai 2028): Seiring dengan semakin matangnya teknologi layar, kacamata dengan kemampuan layar AR akan menjadi pendorong pertumbuhan utama.
IDC memperkirakan pengiriman di pasar Tiongkok akan mencapai 4,508 juta unit pada tahun 2026, meningkat dari tahun ke tahun sebesar 77,7%, menandai masuknya industri ini ke dalam fase pertumbuhan berskala. Produk-produk baru dari lebih banyak pemain besar diperkirakan akan muncul pada tahun 2026, yang berpotensi membentuk kembali lanskap persaingan.
Kesimpulan
Tahun 2025 menandai titik perubahan penting bagi pasar kacamata pintar. Kategori yang berpusat pada asisten AI dan fungsionalitas kamera berada dalam periode pertumbuhan yang pesat. Ke depan, industri ini akan berkembang pesat di bawah kepemimpinan para pemain besar, maju menuju integrasi ekosistem yang lebih besar, aplikasi berbasis skenario, dan peningkatan teknologi tampilan. Bagi pemasok dan merek, mengikuti tren integrasi AI dan membangun pengalaman serta kemampuan saluran yang berbeda akan menjadi kunci untuk meraih peluang ini.