Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 30-11-2025 Asal: Lokasi
Kacamata AR terutama terdiri dari modul tampilan optik, prosesor, sensor, memori, dan baterai. Modul tampilan optik saja menghabiskan lebih dari 40% biaya, menjadikannya salah satu komponen paling inti. Ini secara langsung menentukan pengalaman visual perangkat, ukuran fisik, dan kinerja keseluruhan. Pada dasarnya, ini adalah sistem proyeksi mini yang menciptakan dan memproyeksikan informasi digital di depan pengguna, memadukannya secara mulus dengan dunia nyata.
Struktur Modul Tampilan Kacamata Cerdas AR
Komponen utama modul tampilan meliputi layar mikro, modul optik, sensor, prosesor, dan sumber cahaya. Sumber cahaya memberikan penerangan pada layar, biasanya menggunakan LED atau laser RGB. Layar mikro bertindak sebagai 'layar chip' yang menghasilkan gambar virtual, dengan opsi teknologi terkini seperti LCoS, OLED, dan MicroLED. Sistem optik bertanggung jawab untuk mentransmisikan dan memperbesar gambar dari layar mikro ke mata pengguna. Lensa optik, termasuk lensa cekung, lensa cembung, cermin, dan lensa pandu gelombang, memanfaatkan prinsip perambatan cahaya untuk memproyeksikan gambar virtual ke retina pengguna. Diantaranya, lensa pandu gelombang sangat menguntungkan karena sifatnya yang ringan.

Perbandingan Jalur Teknologi Tampilan
Beberapa teknologi layar mikro saat ini digunakan pada kacamata pintar AR, termasuk LCoS, OLED, LBS, DLP, dan MicroLED.
| Teknologi | LCoS | LBS | MikroOLED | MikroLED |
| Prinsip Tampilan | Kristal Cair Reflektif | Pemindaian Sinar Laser | Emisi Diri | Emisi Diri |
| Fitur Utama | Teknologi matang, hemat biaya | Ultra-kompak, efisiensi optik tinggi | Kontras tinggi, gamut warna luar biasa, relatif kompak | Kecerahan ultra-tinggi, konsumsi daya rendah, masa pakai lama, ringkas |
| Keterbatasan Utama | Faktor bentuk besar, memerlukan lampu latar eksternal, konsumsi daya tinggi | Desain sistem yang rumit, rentan terhadap bintik laser | Kecerahan puncak terbatas, risiko retensi gambar, umur lebih pendek | Sulit untuk mencapai warna penuh, kendala teknis yang signifikan, biaya tinggi |
Di antaranya, larutan LCoS, LBS, dan DLP biasanya memiliki volume melebihi 1 cm³. Sebaliknya, mesin optik MicroLED terbaru telah memperkecil volume ini menjadi hanya 0,15 cm³—sebanding dengan ukuran kacang merah—dan beratnya hanya 0,3 gram. Mengingat pentingnya kenyamanan pengguna dan masa pakai baterai produk, kacamata pintar tidak cocok untuk modul layar yang berat atau besar. Layar mikro MicroLED, dengan faktor bentuk minimal, membuka jalan sebagai mesin ringan yang ideal untuk perangkat AR yang benar-benar ringan.

Lokasi Light Engine pada Kacamata AR
LCoS telah menjadi solusi umum dan andal bagi banyak kacamata AR tingkat perusahaan, berkat keseimbangan yang seimbang antara kematangan teknologi, biaya, dan kinerja tampilan. MicroLED, di sisi lain, secara luas dianggap sebagai masa depan layar. Ia membanggakan kepadatan piksel tinggi, kecerahan ekstrem, waktu respons rendah, konsumsi daya rendah, masa pakai lama, saturasi warna tinggi, keandalan luar biasa, dan faktor bentuk ringkas. Teknologi ini dianggap sebagai teknologi penting yang berpotensi mendorong kacamata AR untuk digunakan sepanjang hari di luar ruangan.
Cara Kerja MicroLED
MicroLED, pada intinya, adalah dioda pemancar cahaya skala mikro dengan kemampuan pemancaran mandiri. Ini menggunakan bahan anorganik (seperti GaN - Gallium Nitrida), yang memberikan sifat fisik dan kimia yang stabil. Hal ini menghilangkan kebutuhan akan proses pengemasan yang rumit dan memungkinkan masa pakai yang luar biasa hingga 100.000 jam. Selain itu, MicroLED menawarkan ketahanan yang unggul terhadap cahaya dan panas, tidak mudah menua, dan menghilangkan risiko retensi gambar (burn-in).
Pembuatan MicroLED melibatkan delapan proses utama dan lebih dari dua ratus langkah terperinci. Proses utama meliputi pertumbuhan wafer epitaksi, pengikatan dan pelepasan ikatan, fotolitografi, etsa, pengendapan film tipis, fabrikasi elektroda, pemotongan chip, pengemasan, serta pengujian dan penyortiran. Teknologi ini menggunakan serangkaian LED berskala mikron sebagai unit piksel. Dengan menggunakan sirkuit penggerak untuk mengontrol setiap piksel mikro-LED agar memancarkan cahaya secara independen, dan menggabungkan teknologi substrat dan pengemasan, produk ini menghasilkan tampilan gambar beresolusi tinggi dan kecerahan tinggi.

Diagram Struktur MikroLED
Status Pengembangan MicroLED dalam Kacamata Cerdas
Menurut perkiraan TrendForce, ukuran pasar perangkat AR diperkirakan akan mencapai 25,5 juta unit pada tahun 2030, dengan pangsa pasar MicroLED diproyeksikan tumbuh hingga 44%. Raksasa teknologi seperti Apple dan Meta secara aktif berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan MicroLED. Sejak tahun 2025, hampir 16 model kacamata AR dengan layar MicroLED telah diluncurkan.